Wisata Ancol Selalu Banyak Pengunjung

Sebagian orang mungkin jadi suntuk dikala berlibur ke tempat yang itu-itu saja. Tapi ternyata, ada sejumlah wisatawan yang justru senang dikala liburan ke tempat wisata ancol Website dan berulang kali.

Simak alasan orang senantiasa liburan ke wisata ancol di bawah ini.

Keindahan Alam yang Menakjubkan

Alasan umum kenapa banyak orang sudi liburan ke tempat wisata ancol adalah sebab keindahan alamnya begitu indah dan menakjubkan. Hal ini membuat mereka menjadi tidak enteng suntuk dan senantiasa idamkan kembali ke tempat selanjutnya berkali-kali.

Adanya Hubungan Emosional

Alasan pertama kenapa orang senantiasa liburan ke tempat wisata ancol adalah sebab ada interaksi emosional bersama dengan objek wisata tersebut. Hal ini membuat seseorang menjadi flashback bakal kenangan indah di masa lalu.

Adanya Koneksi bersama dengan Warga Lokal

Saat berlibur ke tempat wisata yang berada di pedesaan, mungkin kita bakal banyak berinteraksi bersama dengan warga setempat. Terkadang, komunikasi yang berhubungan pada wisatawan bersama dengan warga lokal sering menciptakan interaksi yang baik.

Bahkan, banyak wisatawan mengaku diperlakukan layaknya keluarga sendiri sementara berlibur di sana. Hal ini membuat mereka tergerak hatinya untuk datang kembali ke tempat tersebut.

Kuliner yang Lezat

Ketika liburan ke suatu tempat, rasanya kurang pas jikalau belum mencicipi kuliner khas berasal dari tempat tersebut. Terkadang, banyak wisatawan yang sengaja datang hanya untuk mencoba kulinernya saja.

Apabila kuliner yang disuguhkan begitu lezat di mulut, bukan tak mungkin banyak wisatawan yang memastikan untuk kembali ke tempat selanjutnya hanya untuk mencicipi makanannya saja.

Nostalgia

Nostalgia menjadi salah satu alasan kenapa banyak turis yang idamkan berlibur ke tempat wisata ancol tanpa jadi bosan. Hal ini mampu disebabkan sebab kenangan indah di masa selanjutnya sementara tetap kecil dan remaja, di mana senantiasa berlibur bersama dengan orang tua maupun keluarga besar.

Ketika udah menginjak dewasa, alhasil mereka kembali ke tempat wisata ancol untuk berlibur sekaligus bernostalgia, baik sendirian, bersama dengan keluarga, maupun pasangan.

Merasa Aman dan Nyaman

Alasan lain kenapa seseorang senang berlibur ke tempat wisata ancol adalah sebab jadi aman dan nyaman. orang jadi aman sebab udah kenal bersama dengan warga setempat atau petugas hotel yang bekerja di sana.

Lalu, para turis jadi nyaman sebab tempat wisata selanjutnya memiliki layanan yang lengkap, agar mereka tak perlu khawatir sementara liburan.

Destinasi Wisata Budaya untuk Mengisi Hari Libur

Halo Sobat SMP! Hari libur adalah waktu yang tepat untuk melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan di luar kegiatan sekolah. Salah satu kegiatan yang direkomendasikan adalah berwisata budaya. Dengan berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki nilai budaya tinggi, kamu tidak hanya dapat bersenang-senang, tetapi juga dapat menambah pengetahuan mengenai keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Berikut beberapa tempat yang dapat kamu kunjungi untuk mengisi hari libur.

Desa Wisata Saba Budaya Baduy

Sobat SMP mungkin sudah pernah mendengar mengenai suku Baduy. Suku ini bermukim di pedalaman Banten dan hidup secara terisolasi dari dunia luar. Kehidupan mereka sangat sederhana dan mereka sangat menyatu dengan alam sekitarnya. Kondisi alam yang masih alami dan kebudayaan yang ada di kampung suku Baduy menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah ini.

Kawasan wisata suku Baduy terletak di Desa Cibeo, Kabupaten Lebak, Banten, sekitar 40 kilometer dari Rangkasbitung. Desa tersebut menawarkan pesona alam yang masih asri dan kekayaan budaya suku Baduy yang masih sangat tradisional.

Candi Borobudur

Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi Borobudur, yang merupakan situs candi Buddha terbesar di dunia, telah diresmikan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas oleh pemerintah. Tempat wisata ini bukan hanya menjadi tujuan favorit wisatawan di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia. Hingga tahun 2019, Borobudur telah berhasil menarik lebih dari 3 juta wisatawan, termasuk lebih dari 200 ribu turis asing.

Desa Adat Bawomataluo

Bawomataluo adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dan berada pada ketinggian 324 m di atas permukaan laut. Desa ini terkenal karena deretan rumah adat tradisional “Omo Hada” dan satu rumah adat yang cukup besar yang disebut dengan “Omo Sebua”. Desa Bawomataluo juga terkenal karena kebudayaan yang dimilikinya, salah satunya, yakni tradisi “Lompat Batu” atau Hombo Batu yang merupakan tradisi turun temurun di Nias. Dahulu, kegiatan tersebut merupakan latihan bagi para pemuda Nias untuk berperang melawan musuh.

 Istana Maimun

Istana Maimun merupakan istana peninggalan kerajaan Deli yang terletak di Kota Medan, Sumatera Utara. Istana ini dibangun pada 1888 oleh Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang diarsiteki oleh kapten tentara Belanda bernama T.H van Erp. Desain bangunannya adalah perpaduan antara Indonesia, Persia, dan Eropa.

Istana Maimun dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Bangunannya memiliki luas sekitar 2.700 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Istana Maimun terbagi menjadi tiga bagian, yakni Balairung Seri Utama sebagai tempat sultan menerima tamu, serta sayap kanan dan kiri yang terdiri dari 30 ruangan. Pembangunan istana ini diperkirakan menghabiskan biaya ratusan ribu gulden dan rampung dibangun dalam tiga tahun.

Desa Penglipuran

Desa Penglipuran merupakan desa wisata yang terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Desa tersebut terletak pada ketinggian 600-650 meter dari permukaan air laut sehingga memiliki suasana yang sejuk. Selain itu, Desa Penglipuran juga terkenal karena kebersihan dan keasriannya.

Arsitektur rumah-rumah yang ada di Penglipuran mirip satu dengan lainnya, begitu pula dengan ukurannya. Setiap rumah memiliki sebuah pintu gerbang yang disebut dengan ‘angkul-angkul’. Kurang lebih ada sekitar 200 lebih kepala keluarga yang tersebar di desa wisata ini.

Di Desa Penglipuran, seluruh masyarakat memiliki status kasta yang sama, yaitu Kasta Sudra. Mereka dipimpin oleh seorang ketua adat yang dipilih setiap lima tahun sekali. Desa Penglipuran menawarkan suasana kehidupan dan keharmonisan yang sangat damai bagi penduduk setempat. Pengunjung pun dapat terlibat langsung dalam kegiatan belajar tentang kebudayaan Bali kuno, mengikuti kursus tarian khas Bali, mempelajari kepercayaan, dan berbagai kegiatan lainnya yang ditawarkan di desa tersebut.

Kampung Adat Wae Rebo

Desa adat Wae Rebo terletak di wilayah Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Flores. Berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo merupakan sebuah desa yang terisolasi dengan panorama hutan tropis yang indah, dikelilingi oleh pegunungan, dan berbatasan dengan Taman Nasional Komodo. Wae Rebo kini menjadi destinasi populer bagi para wisatawan yang tertarik dengan ekowisata. Desa ini memenangkan Award of Excellence, penghargaan tertinggi dalam UNESCO Asia-Pacific Awards for Heritage Conservation 2012 di Bangkok pada Agustus 2012.

Ketika mengunjungi Wae Rebo, para wisatawan dapat merasakan berbagai aktivitas yang menarik seperti berinteraksi dengan masyarakat setempat dan tinggal bersama mereka selama satu atau dua hari. Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari adat dan kehidupan masyarakat Wae Rebo serta menonton pertunjukan budaya adat penti, jika tersedia. Tidak hanya itu, Wae Rebo juga menawarkan wisata trekking yang memukau dengan pemandangan alam yang indah, serta flora dan fauna lokal yang unik seperti burung endemik pulau Flores yang bisa diabadikan dalam bentuk foto di hutan konservasi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *